Masuk Tahap II PPD Bappenas, Kota Pekalongan Paparkan Capaian Pembangunan dan Program Unggulan

Masuk Tahap II PPD Bappenas, Kota Pekalongan Paparkan Capaian Pembangunan dan Program Unggulan
Kota Pekalongan – Kota Pekalongan berhasil melaju ke Tahap II Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 kategori kota. Pada tahap ini, Tim Penilai dari Kementerian PPN/Bappenas melakukan wawancara dan verifikasi terkait capaian pembangunan, kualitas dokumen perencanaan, proses penyusunan, serta implementasi program unggulan daerah di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Senin (29/6/2026).
Perencana Ahli Utama Bappenas, Oswar Muadzin Mungkasa, menjelaskan bahwa penilaian PPD terdiri dari tiga tahapan, yakni penilaian dokumen perencanaan, wawancara dan verifikasi, serta presentasi. Dari 98 pemerintah kota di Indonesia, Kota Pekalongan menjadi salah satu daerah yang lolos ke Tahap II.
Menurutnya, penilaian ini tidak hanya untuk menentukan daerah terbaik, tetapi juga mencari praktik pembangunan yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, memaparkan bahwa pembangunan Kota Pekalongan berlandaskan filosofi Maju Bareng, Kopen Kabeh, Seneng Sak Lawase melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.
“Kami meyakini pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, sinergi dengan seluruh stakeholder terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang disampaikan adalah layanan Universal Health Coverage (UHC) yang telah menjangkau sekitar 98 persen penduduk Kota Pekalongan. Selain itu, terdapat program Batik Berlian untuk pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan perlindungan pekerja rentan.
Pemkot Pekalongan juga terus memperkuat berbagai program keberpihakan kepada masyarakat, mulai dari dukungan untuk kader Posyandu, takmir masjid dan musala, hingga RT dan RW.
Melalui pembangunan yang partisipatif dan inovatif, Kota Pekalongan optimistis terus menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan – Kota Pekalongan berhasil melaju ke Tahap II Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 kategori kota. Pada tahap ini, Tim Penilai dari Kementerian PPN/Bappenas melakukan wawancara dan verifikasi terkait capaian pembangunan, kualitas dokumen perencanaan, proses penyusunan, serta implementasi program unggulan daerah di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Senin (29/6/2026).
Perencana Ahli Utama Bappenas, Oswar Muadzin Mungkasa, menjelaskan bahwa penilaian PPD terdiri dari tiga tahapan, yakni penilaian dokumen perencanaan, wawancara dan verifikasi, serta presentasi. Dari 98 pemerintah kota di Indonesia, Kota Pekalongan menjadi salah satu daerah yang lolos ke Tahap II.
Menurutnya, penilaian ini tidak hanya untuk menentukan daerah terbaik, tetapi juga mencari praktik pembangunan yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, memaparkan bahwa pembangunan Kota Pekalongan berlandaskan filosofi Maju Bareng, Kopen Kabeh, Seneng Sak Lawase melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.
“Kami meyakini pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, sinergi dengan seluruh stakeholder terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang disampaikan adalah layanan Universal Health Coverage (UHC) yang telah menjangkau sekitar 98 persen penduduk Kota Pekalongan. Selain itu, terdapat program Batik Berlian untuk pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan perlindungan pekerja rentan.
Pemkot Pekalongan juga terus memperkuat berbagai program keberpihakan kepada masyarakat, mulai dari dukungan untuk kader Posyandu, takmir masjid dan musala, hingga RT dan RW.
Melalui pembangunan yang partisipatif dan inovatif, Kota Pekalongan optimistis terus menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF