Wali Kota Pekalongan membuka Pelatihan Kewirausahaan Bagi Wirausaha Pemula

Wali Kota Pekalongan H.A Afzan Arslan Djunaid, SE membuka Pelatihan Kewirausahaan Bagi Wirausaha Pemula yang diselenggarakan oleh Dindagkop-UKM Kota Pekalongan di Hotel Dafam, Senin (29/02).
Usai membuka pelatihan, Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 kreativitas dan inovasi para pelaku usaha khususnya wirausaha pemula sangat dibutuhkan agar dapat mengikuti perkembangan jaman. Mengingat, pesaing bisnis semakin ketat.
Ia juga menekankan, peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh tidak hanya secara seremonial. “Pelatihan ini harus diikuti dengan baik, karena kuotanya terbatas dan masyarakat yang antusias mengikuti cukup banyak. Sehingga, kalau ada peserta yang terpilih dan tidak serius mengikuti pelatihan, sangat disayangkan. Saya berharap, pelatihan hari ini bisa memberikan semangat dan ilmu baru bagi pengusaha pemula di Kota Pekalongan,†ungkapnya.
Pemerintah Kota Pekalongan senantiasa mendorong pelaku UMKM agar sektor wirausaha dapat terus berkembang. Khususnya di kalangan anak muda dimana kunci utama untuk menjadi wirausaha adalah kreatif dan inovatif.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dindagkop UKM, Bambang Nurdiyatman SH. Ia menuturkan bahwa adanya pandemi membuat pola pikir (mindset) hingga perilaku masyarakat, termasuk pola bisnis berubah. Dimana sebelumnya, transaksi jual-beli dilakukan secara konvensional. Saat ini pola bisnis beralih menjadi online atau yang biasa dikenal dengan digital marketing.
Ditambahkan oleh Dodik sapaan akrabnya, terkait kriteria peserta pelatihan yakni pengusaha pemula yang baru berwirausaha minimal enam bulan maksimal tiga tahun. Sebanyak 40 peserta berasal dari berbagai macam usaha mulai dari kerajinan (craft), batik hingga aneka makanan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Usai membuka pelatihan, Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 kreativitas dan inovasi para pelaku usaha khususnya wirausaha pemula sangat dibutuhkan agar dapat mengikuti perkembangan jaman. Mengingat, pesaing bisnis semakin ketat.
Ia juga menekankan, peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh tidak hanya secara seremonial. “Pelatihan ini harus diikuti dengan baik, karena kuotanya terbatas dan masyarakat yang antusias mengikuti cukup banyak. Sehingga, kalau ada peserta yang terpilih dan tidak serius mengikuti pelatihan, sangat disayangkan. Saya berharap, pelatihan hari ini bisa memberikan semangat dan ilmu baru bagi pengusaha pemula di Kota Pekalongan,†ungkapnya.
Pemerintah Kota Pekalongan senantiasa mendorong pelaku UMKM agar sektor wirausaha dapat terus berkembang. Khususnya di kalangan anak muda dimana kunci utama untuk menjadi wirausaha adalah kreatif dan inovatif.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dindagkop UKM, Bambang Nurdiyatman SH. Ia menuturkan bahwa adanya pandemi membuat pola pikir (mindset) hingga perilaku masyarakat, termasuk pola bisnis berubah. Dimana sebelumnya, transaksi jual-beli dilakukan secara konvensional. Saat ini pola bisnis beralih menjadi online atau yang biasa dikenal dengan digital marketing.
Ditambahkan oleh Dodik sapaan akrabnya, terkait kriteria peserta pelatihan yakni pengusaha pemula yang baru berwirausaha minimal enam bulan maksimal tiga tahun. Sebanyak 40 peserta berasal dari berbagai macam usaha mulai dari kerajinan (craft), batik hingga aneka makanan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF