Balgis Ajak Perempuan Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

Balgis Ajak Perempuan Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
Kota Pekalongan – Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengajak kaum perempuan untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Parade Wanita Bersyukur 2026 dengan tema “Persaudaraan yang Rukun”, Selasa malam (24/8/2026), di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Pekalongan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus memperkuat semangat kerukunan antarsesama. Menurut Balgis, persaudaraan dan kerukunan merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan penuh kepedulian.
Balgis mengapresiasi pelaksanaan Parade Wanita Bersyukur 2026 yang dinilainya tidak hanya menjadi wadah untuk mengungkapkan rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat hubungan dan membangun semangat kebersamaan.
“Melalui Parade Wanita Bersyukur ini, mari kita terus memperkuat persaudaraan, saling menghargai, dan menebarkan kebaikan. Kerukunan adalah modal penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dari keluarga, nilai-nilai toleransi, saling menghormati, kepedulian, dan kasih sayang dapat ditanamkan kepada generasi berikutnya.
Karena itu, Balgis mendorong perempuan untuk terus menjadi penggerak kebaikan dan perekat kebersamaan di lingkungan masing-masing. Perbedaan latar belakang, keyakinan, maupun pandangan, menurutnya, hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang saling menghormati.
“Perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang rukun, dimulai dari keluarga dan kemudian diwujudkan di lingkungan sekitar. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” katanya.
Balgis berharap semangat persaudaraan yang tumbuh melalui Parade Wanita Bersyukur 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga komunikasi, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan suasana kehidupan yang damai dan harmonis di Kota Pekalongan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan dalam bidang fisik dan ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki kepedulian, toleransi, dan semangat gotong royong. Dengan persaudaraan yang kuat dan kerukunan yang terus terjaga, masyarakat akan semakin mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.
“Semoga semangat syukur, persaudaraan, dan kerukunan yang dibangun melalui kegiatan ini terus menjadi energi positif bagi kita semua untuk menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan – Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengajak kaum perempuan untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Parade Wanita Bersyukur 2026 dengan tema “Persaudaraan yang Rukun”, Selasa malam (24/8/2026), di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Pekalongan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus memperkuat semangat kerukunan antarsesama. Menurut Balgis, persaudaraan dan kerukunan merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan penuh kepedulian.
Balgis mengapresiasi pelaksanaan Parade Wanita Bersyukur 2026 yang dinilainya tidak hanya menjadi wadah untuk mengungkapkan rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat hubungan dan membangun semangat kebersamaan.
“Melalui Parade Wanita Bersyukur ini, mari kita terus memperkuat persaudaraan, saling menghargai, dan menebarkan kebaikan. Kerukunan adalah modal penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dari keluarga, nilai-nilai toleransi, saling menghormati, kepedulian, dan kasih sayang dapat ditanamkan kepada generasi berikutnya.
Karena itu, Balgis mendorong perempuan untuk terus menjadi penggerak kebaikan dan perekat kebersamaan di lingkungan masing-masing. Perbedaan latar belakang, keyakinan, maupun pandangan, menurutnya, hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang saling menghormati.
“Perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang rukun, dimulai dari keluarga dan kemudian diwujudkan di lingkungan sekitar. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” katanya.
Balgis berharap semangat persaudaraan yang tumbuh melalui Parade Wanita Bersyukur 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga komunikasi, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan suasana kehidupan yang damai dan harmonis di Kota Pekalongan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan dalam bidang fisik dan ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki kepedulian, toleransi, dan semangat gotong royong. Dengan persaudaraan yang kuat dan kerukunan yang terus terjaga, masyarakat akan semakin mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.
“Semoga semangat syukur, persaudaraan, dan kerukunan yang dibangun melalui kegiatan ini terus menjadi energi positif bagi kita semua untuk menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF