TP PKK Kota Pekalongan Gencarkan Gerakan Sampah Sirkular: Sulap Minyak Jelantah Jadi Rupiah

TP PKK Kota Pekalongan Gencarkan Gerakan Sampah Sirkular: Sulap Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Kota Pekalongan – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan memperkuat edukasi masyarakat tentang pengelolaan lingkungan melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Gerakan Sampah Sirkular: Jelantah Jadi Rupiah. Program ini mengajak masyarakat menghentikan kebiasaan membuang minyak goreng bekas sembarangan sekaligus mengubahnya menjadi limbah bernilai ekonomi di Gedung PKK Kota Pekalongan, Kamis, (30/07/2026).

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan inisiatif TP PKK Provinsi Jawa Tengah yang kembali disosialisasikan ke daerah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat agar kader PKK terus mengajak masyarakat mengelola jelantah secara bijak.

“PKK merupakan wadah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat paling bawah. Karena itu, kami mengingatkan kembali bahwa minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah ternyata memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujar Inggit.

Ia berharap para kader dapat kembali menggerakkan masyarakat untuk mengumpulkan jelantah sehingga memiliki nilai tambah sekaligus membantu menunjang perekonomian keluarga.

Menurut Inggit, meski dari setiap rumah tangga jumlahnya relatif sedikit, pengumpulan secara bersama-sama dapat menghasilkan volume yang lebih besar. Jelantah tersebut dapat disetorkan melalui Bank Sampah Induk (BSI) untuk kemudian disalurkan kepada pihak yang memiliki kapasitas mengolahnya menjadi produk bermanfaat.

Selain pengumpulan, masyarakat juga berkesempatan mengembangkan keterampilan mengolah jelantah menjadi produk bernilai tambah, seperti sabun cuci dan lilin aromaterapi. Pelatihan serupa sebelumnya telah dilakukan dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan.

Namun, pelatihan massal belum dapat kembali digelar dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran. Untuk saat ini, TP PKK memprioritaskan edukasi dan penyadaran masyarakat agar pengelolaan jelantah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan