Pemkot Pekalongan Gelar Uji Kompetensi Pengisian 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Pemkot Pekalongan Gelar Uji Kompetensi Pengisian 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Kota Pekalongan — Pemerintah Kota Pekalongan resmi menggelar Uji Kompetensi Teknis melalui Uji Gagasan dan Wawancara dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama melalui skema Manajemen Talenta Tahun 2025, pada Rabu, 3 Desember 2025 di Aula Pusdiklat Kospin Jasa.
Sebanyak 26 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti tahapan seleksi untuk mengisi 10 posisi kepala dinas yang kosong per 1 Januari 2026. Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh tim asesor yang terdiri dari unsur dari Provinsi Jawa Tengah, akademisi, serta pejabat internal Pemkot Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan pentingnya proses ini untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. “Di Kota Pekalongan ada 10 dinas yang kosong per 1 Januari. Hari ini kita lakukan seleksi untuk kepala dinas, dan mudah-mudahan berjalan lancar. Ada 26 ASN yang ikut tes, diseleksi oleh tim dari provinsi, akademisi, dan internal,†ujar Wali Kota.
Aaf sapaan akrab Wali Kota menekankan bahwa pengisian jabatan strategis ini menjadi kunci agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal. “Kita ingin pelayanan kepada masyarakat makin maksimal. Ketika jabatan kepala dinas terisi, gerbong di bawahnya akan bergerak mengikuti,†tambahnya.
Terkait kriteria, Wali Kota menjelaskan bahwa ketentuan tetap mengacu pada aturan nasional seperti kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan riwayat jabatan. Ia juga membuka peluang adanya rotasi ASN untuk mengoptimalkan penempatan sesuai kompetensi dan potensi masing-masing pegawai.
“Ada ASN yang sebenarnya berpotensi, tetapi kariernya mandek di satu dinas. Memungkinkan untuk kita rotasi ke dinas lain agar lebih fleksibel, baik sebagai sekretaris dinas maupun kepala dinas,†jelasnya.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkot Pekalongan berharap terpilihnya figur-figur terbaik yang mampu membawa inovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik di masa mendatang. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar, dan Kota Pekalongan ke depan lebih maksimal lagi dalam pelayanan,†pungkas Aaf.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan — Pemerintah Kota Pekalongan resmi menggelar Uji Kompetensi Teknis melalui Uji Gagasan dan Wawancara dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama melalui skema Manajemen Talenta Tahun 2025, pada Rabu, 3 Desember 2025 di Aula Pusdiklat Kospin Jasa.
Sebanyak 26 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti tahapan seleksi untuk mengisi 10 posisi kepala dinas yang kosong per 1 Januari 2026. Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh tim asesor yang terdiri dari unsur dari Provinsi Jawa Tengah, akademisi, serta pejabat internal Pemkot Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan pentingnya proses ini untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. “Di Kota Pekalongan ada 10 dinas yang kosong per 1 Januari. Hari ini kita lakukan seleksi untuk kepala dinas, dan mudah-mudahan berjalan lancar. Ada 26 ASN yang ikut tes, diseleksi oleh tim dari provinsi, akademisi, dan internal,†ujar Wali Kota.
Aaf sapaan akrab Wali Kota menekankan bahwa pengisian jabatan strategis ini menjadi kunci agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal. “Kita ingin pelayanan kepada masyarakat makin maksimal. Ketika jabatan kepala dinas terisi, gerbong di bawahnya akan bergerak mengikuti,†tambahnya.
Terkait kriteria, Wali Kota menjelaskan bahwa ketentuan tetap mengacu pada aturan nasional seperti kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan riwayat jabatan. Ia juga membuka peluang adanya rotasi ASN untuk mengoptimalkan penempatan sesuai kompetensi dan potensi masing-masing pegawai.
“Ada ASN yang sebenarnya berpotensi, tetapi kariernya mandek di satu dinas. Memungkinkan untuk kita rotasi ke dinas lain agar lebih fleksibel, baik sebagai sekretaris dinas maupun kepala dinas,†jelasnya.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkot Pekalongan berharap terpilihnya figur-figur terbaik yang mampu membawa inovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik di masa mendatang. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar, dan Kota Pekalongan ke depan lebih maksimal lagi dalam pelayanan,†pungkas Aaf.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF