Kirab Batik 116 Meter Meriahkan Puncak Pesindon Batik Vibes 2026

Kirab Batik 116 Meter Meriahkan Puncak Pesindon Batik Vibes 2026
Kota Pekalongan – Kirab kain batik sepanjang 116 meter menjadi daya tarik puncak Pesindon Batik Vibes 2026 di Kampung Batik Pesindon, Kota Pekalongan. Karya pelajar SD dan SMP tersebut menjadi wujud kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengapresiasi panitia dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tahun ketujuh ini. Ia juga menilai kreativitas generasi muda menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan batik Pekalongan.
“Saya salut dengan anak-anak muda yang memiliki semangat dan pemikiran ke depan untuk terus mengangkat batik Pekalongan. Harapannya, tahun depan kegiatan ini bisa lebih baik, kompak, dan meriah lagi,” ujar wali kota yang akrab disapa Aaf tersebut.
Aaf turut mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan seiring perkembangan industri batik, termasuk melalui inovasi yang dapat meminimalkan pencemaran limbah.
Ketua Panitia Pesindon Batik Vibes 2026, Muhammad Salahuddin, menjelaskan bahwa kirab kain batik yang proses pembuatannya dimulai sejak tahun sebelumnya tidak hanya menonjolkan hasil karya, tetapi juga keterlibatan pelajar dalam mengenal dan melestarikan budaya membatik. Selain kirab kain, acara dimeriahkan arak-arakan gunungan batik sebagai simbol rasa syukur atas keberlangsungan Kampung Batik Pesindon.
Perayaan tahun ini juga menghadirkan kolaborasi lintas budaya Arab, Jawa, dan Tionghoa melalui keterlibatan komunitas sufi, Sanggar Tari Omah Budaya, kesenian Reog Ponorogo, serta komunitas Tionghoa.
Melalui kegiatan ini, Pesindon Batik Vibes diharapkan mampu memperkuat pelestarian batik, mendorong kreativitas generasi muda, serta mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Pekalongan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan – Kirab kain batik sepanjang 116 meter menjadi daya tarik puncak Pesindon Batik Vibes 2026 di Kampung Batik Pesindon, Kota Pekalongan. Karya pelajar SD dan SMP tersebut menjadi wujud kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengapresiasi panitia dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tahun ketujuh ini. Ia juga menilai kreativitas generasi muda menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan batik Pekalongan.
“Saya salut dengan anak-anak muda yang memiliki semangat dan pemikiran ke depan untuk terus mengangkat batik Pekalongan. Harapannya, tahun depan kegiatan ini bisa lebih baik, kompak, dan meriah lagi,” ujar wali kota yang akrab disapa Aaf tersebut.
Aaf turut mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan seiring perkembangan industri batik, termasuk melalui inovasi yang dapat meminimalkan pencemaran limbah.
Ketua Panitia Pesindon Batik Vibes 2026, Muhammad Salahuddin, menjelaskan bahwa kirab kain batik yang proses pembuatannya dimulai sejak tahun sebelumnya tidak hanya menonjolkan hasil karya, tetapi juga keterlibatan pelajar dalam mengenal dan melestarikan budaya membatik. Selain kirab kain, acara dimeriahkan arak-arakan gunungan batik sebagai simbol rasa syukur atas keberlangsungan Kampung Batik Pesindon.
Perayaan tahun ini juga menghadirkan kolaborasi lintas budaya Arab, Jawa, dan Tionghoa melalui keterlibatan komunitas sufi, Sanggar Tari Omah Budaya, kesenian Reog Ponorogo, serta komunitas Tionghoa.
Melalui kegiatan ini, Pesindon Batik Vibes diharapkan mampu memperkuat pelestarian batik, mendorong kreativitas generasi muda, serta mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Pekalongan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF