Inggit Soraya Ajak Masyarakat Memanfaatkan Lahan Pekarangan Melalui Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari

Inggit Soraya Ajak Masyarakat Memanfaatkan Lahan Pekarangan Melalui Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari

Ketua Penggerak TP-PKK Kota Pekalongan Hj. Inggit Soraya, S.Sn, menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Melalui Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari yang diselenggarakan oleh DINPERPA, Senin (29/08/22) di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan (DINPERPA).

Acara tersebut diikuti lebih dari 22 peserta, yang terdiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Drs. Muadi, M.Si, Pokja III TP PKK Kota Pekalongan, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan Prioritas Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2022 dan Tahun 2023 Kota Pekalongan.

Inggit Soraya mengatakan bahwa digelarnya acara tersebut bertujuan untuk membantu menangani 10 Kelurahan sebagai daerah prioritas intervensi stunting, dengan cara memanfaatkan Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

“P2L dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting, penanganan daerah rentan pangan dan atau pemantapan daerah tahan pangan. Pada tahun 2023 juga telah ditetapkan 10 Kelurahan Prioritas Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi, dimana 6 di antaranya merupakan Kelurahan lokus yang sama dengan yang ditetapkan untuk Prioritas Tahun 2022,” Kata Inggit.

Pernyataan Inggit didukung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan. Muadi menjelaskan saat ini krisis pangan menjadi fokus dalam kehidupan, sehingga P2L ini memiliki banyak manfaatnya dan dalam mengembangkan kualitas pangan, maka DINPERPA mempersiapkan kegiatan kreasi pangan.

“Sekarang ancaman pangan ini sebetulnya bisa diatasi oleh pelaksanaan P2L. Seperti halnya pada saat mengandung, para ibu rumah tangga yang membudidayakan pekarangan ketika membutuhkan gizi dapat langsung memetik dari pekarangan rumah, sehingga tidak usah beli dan kebutuhan didapat secara lengkap serta dapat dijadikan pendapatan tambahan yaitu dengan menjualkan beberapa hasil tanaman.

Selain itu, kami DINPERPA dan juga pokja III menyiapkan kegiatan kreasi bahan baku lokal Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) pada 19 Oktober 2022 nanti, yang tentunya dibawah dukungan Ibu WaliKota Pekalongan,” Tutur Muadi.

Selain itu, Inggit Soraya memberikan harapannya kepada masyarakat agar ikut serta dalam mendukung program P2L untuk membantu penurunan stunting pada anak dengan beragam manfaat yang dapat diterima.

“Harapan saya bisa menyediakan bahan pangan untuk keluarga khususnya pada anak-anak sehingga dapat terpenuhi dan tidak menjadi anak yang stunting. Ajakan untuk masyarakat, penanganan stunting ini penting dan sebenarnya tidak hanya stunting saja karena manfaat dari pekarangan ini cukup banyak, misalnya menambah pendapatan keluarga. Apabila sudah ada tumbuh buah hasilnya kita dapat menjualkan dititipkan ke warung atau tukang sayur. Sehingga ini sangat bermanfaat untuk mencukupi kesehatan gizi kita dan juga Ibu PKK yang kreatif, semangat untuk menanam dalam pemanfaatan pekarangan atau pertenakan untuk menambah gizi,” Kata Inggit Soraya
​
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan