Warna-warni Budaya Pekalongan Unjuk Eksistensi di Jalan Malioboro

Warna-warni Budaya Pekalongan Unjuk Eksistensi di Jalan Malioboro

Yogyakarta – Kota Pekalongan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kota pusaka yang aktif melestarikan kebudayaan dalam ajang Indonesian Street Performance (ISP) 2025 yang merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar di Kota Yogyakarta.

Wali Kota Pekalongan, H.A Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M, dengan bangga menyampaikan rasa syukurnya karena Pekalongan menjadi salah satu anggota penggagas awal JKPI. Dari yang semula hanya 12 kota dan kabupaten, kini JKPI telah berkembang menjadi 75 anggota dari berbagai penjuru Indonesia.

“Pekalongan merasa terhormat menjadi bagian dari sejarah terbentuknya JKPI. Kami juga turut mengirimkan delegasi seni terbaik untuk tampil di Indonesian Street Performance. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan sukses,” ujar Wali Kota Pekalongan usai mengikuti rangkaian acara pada Rabu malam (6/8/2025).

Dalam penampilan yang berkesan di sepanjang Jalan Malioboro, delegasi dari Kota Pekalongan menampilkan kekayaan budaya khas daerah, sejalan dengan tema besar “Nusantara Menari”. Acara ini menyulap Malioboro menjadi panggung terbuka raksasa yang menyatukan seni pertunjukan dari berbagai daerah, mulai dari tarian tradisional, musik etnik, hingga teater jalanan.

Tak hanya tampil dengan baik, Kota Pekalongan juga mendapatkan apresiasi khusus dari JKPI atas kiprahnya dalam pelestarian budaya melalui keberadaan Museum Batik Pekalongan, yang menjadi salah satu ikon pelestarian warisan budaya wastra di Indonesia.

“Kami bersyukur, Museum Batik Pekalongan mendapatkan apresiasi dari JKPI. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki,” imbuhnya.

Wali Kota Pekalongan juga menyatakan harapannya agar di masa mendatang, Pekalongan dapat kembali dipercaya menjadi tuan rumah Rakernas JKPI.

“Melihat semangat kolaboratif dari seluruh anggota JKPI di acara ini, saya yakin ke depan akan banyak sinergi yang bisa dibangun untuk memperkuat pelestarian budaya di seluruh daerah. Kami siap jika nanti diberikan kesempatan kembali menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan