Wali Kota Pekalongan Lepas 24 Peserta MTQ Menuju Lomba Tingkat Jawa Tengah: Yang Terpenting, Jaga Akhlak dan Nama Baik Kota

Wali Kota Pekalongan Lepas 24 Peserta MTQ Menuju Lomba Tingkat Jawa Tengah: Yang Terpenting, Jaga Akhlak dan Nama Baik Kota
Pekalongan — Sebanyak 24 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bersama 8 pendamping dan pelatih resmi dilepas oleh Wali Kota Pekalongan untuk mengikuti ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/11/2025) di Ruang Buketan Setda.
Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di Kota Pekalongan, di antaranya MAN 1 Pekalongan, MAN Insan Cendekia, dan beberapa pondok pesantren terpilih. Mereka akan berlaga dalam berbagai cabang lomba, antara lain Tilawah sebanyak 7 orang, Tilawah dan Tahfidz 4 orang, Tahfidz 4 orang, Tahmil 3 orang, dan Sarhil 3 orang.
Dalam arahannya, Wali Kota Pekalongan menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para peserta mampu membawa nama baik Kota Pekalongan di tingkat provinsi. Beliau juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi dan akhlak para peserta.
“Ini Insya Allah persiapan sudah matang dan didampingi oleh pelatih-pelatih yang berpengalaman. Ada 24 peserta, mudah-mudahan kita percaya dan optimis bisa meraih prestasi yang terbaik. Kita tidak terlalu meminta lebih harus mengejar juara umum, karena persaingan di Jawa Tengah ini berat sekali,†ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa prestasi bukanlah satu-satunya tujuan utama dari keikutsertaan para peserta MTQ ini. “Yang penting, pulang membawa prestasi dan menjaga nama baik Kota Pekalongan. Adik-adik ini secara mental, persiapan, dan kemampuan harus bisa menampilkan yang terbaik di tingkat provinsi nanti di Kabupaten Tegal. Tapi yang lebih penting lagi adalah mempersiapkan mental, akhlak, dan tutur kata. Tidak hanya untuk lomba, tapi untuk kehidupan ke depan — bagaimana mereka berperilaku, menghormati orang tua, guru, dan pelatih. Itu menurut saya malah yang lebih penting,†tambahnya.
Dengan semangat dan doa bersama, diharapkan Kafilah MTQ Kota Pekalongan mampu membawa pulang hasil terbaik, sekaligus menebarkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Pekalongan — Sebanyak 24 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bersama 8 pendamping dan pelatih resmi dilepas oleh Wali Kota Pekalongan untuk mengikuti ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/11/2025) di Ruang Buketan Setda.
Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di Kota Pekalongan, di antaranya MAN 1 Pekalongan, MAN Insan Cendekia, dan beberapa pondok pesantren terpilih. Mereka akan berlaga dalam berbagai cabang lomba, antara lain Tilawah sebanyak 7 orang, Tilawah dan Tahfidz 4 orang, Tahfidz 4 orang, Tahmil 3 orang, dan Sarhil 3 orang.
Dalam arahannya, Wali Kota Pekalongan menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para peserta mampu membawa nama baik Kota Pekalongan di tingkat provinsi. Beliau juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi dan akhlak para peserta.
“Ini Insya Allah persiapan sudah matang dan didampingi oleh pelatih-pelatih yang berpengalaman. Ada 24 peserta, mudah-mudahan kita percaya dan optimis bisa meraih prestasi yang terbaik. Kita tidak terlalu meminta lebih harus mengejar juara umum, karena persaingan di Jawa Tengah ini berat sekali,†ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa prestasi bukanlah satu-satunya tujuan utama dari keikutsertaan para peserta MTQ ini. “Yang penting, pulang membawa prestasi dan menjaga nama baik Kota Pekalongan. Adik-adik ini secara mental, persiapan, dan kemampuan harus bisa menampilkan yang terbaik di tingkat provinsi nanti di Kabupaten Tegal. Tapi yang lebih penting lagi adalah mempersiapkan mental, akhlak, dan tutur kata. Tidak hanya untuk lomba, tapi untuk kehidupan ke depan — bagaimana mereka berperilaku, menghormati orang tua, guru, dan pelatih. Itu menurut saya malah yang lebih penting,†tambahnya.
Dengan semangat dan doa bersama, diharapkan Kafilah MTQ Kota Pekalongan mampu membawa pulang hasil terbaik, sekaligus menebarkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF