Wali Kota Pekalongan Dukung Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI, Dorong UMKM Hadapi Era Teknologi

Wali Kota Pekalongan Dukung Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI, Dorong UMKM Hadapi Era Teknologi
Kota Pekalongan, 7 Juli 2025 – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menghadiri pelatihan kerja bertema Digital Marketing Berbasis AI yang digelar di LPKS Pembangunan, Kompleks Pertokoan Sri Ratu, Jalan Merdeka. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) dan diikuti para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas pelatihan ini yang dinilainya sangat relevan dengan perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam strategi pemasaran. “Pemasaran sekarang tidak bisa lagi hanya mengandalkan toko fisik. Semua sudah bergeser ke digital,†ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga telah mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) sebagai bentuk kesiapan menghadapi tantangan digital masa depan. “Sekarang sudah ada teknologi AI yang mendukung pemasaran. Ini adalah bentuk kesiapan kita agar tidak tertinggal,†lanjutnya.
Aaf, sapaan akrabnya, berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peserta dalam memperluas usaha dan menciptakan lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa program seperti ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pekalongan dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan bahwa kawasan eks Batik Plaza di sekitar lokasi pelatihan sedang dalam proses revitalisasi dan akan segera dibuka kembali. “Sudah ada investor yang akan mengontrak eks Gedung Atrium. Mudah-mudahan kawasan ini bisa bangkit lagi dan ikut mendongkrak perekonomian,†pungkasnya.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan, 7 Juli 2025 – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menghadiri pelatihan kerja bertema Digital Marketing Berbasis AI yang digelar di LPKS Pembangunan, Kompleks Pertokoan Sri Ratu, Jalan Merdeka. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) dan diikuti para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas pelatihan ini yang dinilainya sangat relevan dengan perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam strategi pemasaran. “Pemasaran sekarang tidak bisa lagi hanya mengandalkan toko fisik. Semua sudah bergeser ke digital,†ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga telah mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) sebagai bentuk kesiapan menghadapi tantangan digital masa depan. “Sekarang sudah ada teknologi AI yang mendukung pemasaran. Ini adalah bentuk kesiapan kita agar tidak tertinggal,†lanjutnya.
Aaf, sapaan akrabnya, berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peserta dalam memperluas usaha dan menciptakan lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa program seperti ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pekalongan dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan bahwa kawasan eks Batik Plaza di sekitar lokasi pelatihan sedang dalam proses revitalisasi dan akan segera dibuka kembali. “Sudah ada investor yang akan mengontrak eks Gedung Atrium. Mudah-mudahan kawasan ini bisa bangkit lagi dan ikut mendongkrak perekonomian,†pungkasnya.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF