Wali Kota Pantau Tes SKD CPNS Kota Pekalongan

Wali Kota Pekalongan H.M. Saelany Machfudz, SE didampingi Sekda Sri Ruminingsih memantau jalannya tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kota Pekalongan tahun 2020 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Senin (10/02).
Dari hasil pantauan Wali Kota pada hari senin siang, bahwa pelaksanaan tes tersebut dari tahap ke tahap sangat ketat. Dimulai dari registrasi peserta tes calon pegawai negeri sipil, sampai masuk ke ruang tes peserta harus tertib dan mematuhi peraturan yang ada, " Ini salah satu bentuk tes kedisiplinan peserta tes, sampai dimana mereka menaati tata tertib yang diberikan oleh panitia. Sehingga mereka yang akan lolos tes tersebut akan siap dan disiplin pada peraturan saat nanti menjadi Aparat Sipil Negara ", tandasnya.
Lebih lanjut, Saelany menemui beberapa peserta tes, sekaligus memberikan semangat kepada mereka yang sedang menunggu sesi selanjutnya. Beliau mengatakan, " Ayo, semangat belajar sebelum masuk keruangan, jangan lupa berdo'a itu salah satu kunci sukses mengerjakan soal-soal tes ", ungkapya.
Selain itu Wali kota juga berharap agar, peserta yang lulus CPNS nanti menjadi Aparat Sipil Negara Milenial, yang Jujur, Amanah, dan mempunyai profeaionalitas tinggi dalam bekerja, serta dapat memciptakan inovasi-inovasi baru seiring perkembangan technologi yang ada. Adapun semua itu agar membantu pemerintah kota Pekalongan dalam mewujudkan Kota Pekalongan yang Sejahtera, mandiri, Berbudaya berlandaskan nilai-niali religiusitas.
Dalam pelaksanaannya, untuk Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, melaksanakan tes CPNS selama 2 hari, yaitu tanggal 10-11 Februari 2020. Adapun dalam setiap harinya terdapat 5 sesi dan 4 sesi di hari berikutnya. Tes yang diikuti 4600 peserta, akan dijaring oleh BKPPD sebanyak 207 peserta.
Agar dapat lolos ketahap selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), peserta harus melampaui passing grade atau nilai ambang batas minimal tes SKD sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019.
Sebagai bahan latihan, contoh soal tes SKD CPNS 2019 meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dapat diunduh di akhir artikel ini.
Mengutip Siaran Pers Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 0392/RILIS/BKN/XII/2019, Jumat (7/2/2020), hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat diumumkan masing-masing instansi sekitar 22-23 Maret 2020. Sementara berdasarkan jadwal resmi BKN, SKD CPNS 2019 dimulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 mendatang.
Dikelola langsung oleh BKN, ujian SKD dilaksanakan menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Terdapat tiga jenis tes yang diujikan yakni TKP berjumlah 35 butir soal, TWK 30 butir soal, dan TIU 35 butir soal.Nilai ambang batas SKD merupakan nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi CPNS agar dapat lolos dan melanjutkan ke tahap SKB.
Berikut passing grade atau nilai ambang batas minimal lolos SKD CPNS 2019 dirangkum Tribunnews dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019, yaitu TKP : 126, TKW: 65, TIU: 80.
Dari hasil pantauan Wali Kota pada hari senin siang, bahwa pelaksanaan tes tersebut dari tahap ke tahap sangat ketat. Dimulai dari registrasi peserta tes calon pegawai negeri sipil, sampai masuk ke ruang tes peserta harus tertib dan mematuhi peraturan yang ada, " Ini salah satu bentuk tes kedisiplinan peserta tes, sampai dimana mereka menaati tata tertib yang diberikan oleh panitia. Sehingga mereka yang akan lolos tes tersebut akan siap dan disiplin pada peraturan saat nanti menjadi Aparat Sipil Negara ", tandasnya.
Lebih lanjut, Saelany menemui beberapa peserta tes, sekaligus memberikan semangat kepada mereka yang sedang menunggu sesi selanjutnya. Beliau mengatakan, " Ayo, semangat belajar sebelum masuk keruangan, jangan lupa berdo'a itu salah satu kunci sukses mengerjakan soal-soal tes ", ungkapya.
Selain itu Wali kota juga berharap agar, peserta yang lulus CPNS nanti menjadi Aparat Sipil Negara Milenial, yang Jujur, Amanah, dan mempunyai profeaionalitas tinggi dalam bekerja, serta dapat memciptakan inovasi-inovasi baru seiring perkembangan technologi yang ada. Adapun semua itu agar membantu pemerintah kota Pekalongan dalam mewujudkan Kota Pekalongan yang Sejahtera, mandiri, Berbudaya berlandaskan nilai-niali religiusitas.
Dalam pelaksanaannya, untuk Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, melaksanakan tes CPNS selama 2 hari, yaitu tanggal 10-11 Februari 2020. Adapun dalam setiap harinya terdapat 5 sesi dan 4 sesi di hari berikutnya. Tes yang diikuti 4600 peserta, akan dijaring oleh BKPPD sebanyak 207 peserta.
Agar dapat lolos ketahap selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), peserta harus melampaui passing grade atau nilai ambang batas minimal tes SKD sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019.
Sebagai bahan latihan, contoh soal tes SKD CPNS 2019 meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dapat diunduh di akhir artikel ini.
Mengutip Siaran Pers Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 0392/RILIS/BKN/XII/2019, Jumat (7/2/2020), hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat diumumkan masing-masing instansi sekitar 22-23 Maret 2020. Sementara berdasarkan jadwal resmi BKN, SKD CPNS 2019 dimulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 mendatang.
Dikelola langsung oleh BKN, ujian SKD dilaksanakan menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Terdapat tiga jenis tes yang diujikan yakni TKP berjumlah 35 butir soal, TWK 30 butir soal, dan TIU 35 butir soal.Nilai ambang batas SKD merupakan nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi CPNS agar dapat lolos dan melanjutkan ke tahap SKB.
Berikut passing grade atau nilai ambang batas minimal lolos SKD CPNS 2019 dirangkum Tribunnews dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019, yaitu TKP : 126, TKW: 65, TIU: 80.