Wali Kota Minta Warga Perketat Protokol Kesehatan

Pekalongan, Kota Pekalongan sudah sejak beberapa waktu lalu memasuki zona merah penyebaran penyakit Covid 19. Karenanya masyarakat dihimbau untuk memperketat Protokol Kesehatan (Protkes) guna menekan laju pertambahan warga yang terpapar Virus Corona. Hal itu disampaikan Walikota Pekalongan H Achmad Afzan Arslan Djunaid  ketika memberikan sambutan  pada acara Vaksinasi Covid 19 Bagi Organisasi kemasyarakatan yang digelar di halaman Setda Kota Pekalongan, Jumat (25/6).

Menurut pria yang akrab disapa Aaf ini perkembangan angka warga yang positif Covid 19 semakin mengkhawatirkan. “Selain saat ini semua rumah sakit rujukan sudah penuh dengan pasien Covid 19, setiap hari selalu ada warga yang meninggal dunia karena penyakit itu,” katanya.

Karenanya ia menghimbau agar masyarakat dengan kesadaranya sendiri bersedia mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting, apalagi yang sampai menimbulkan kerumunan. “Karena ini sangat berbahaya di era pandemi seperti sekarang,” tambahnya. 

Acara  yang  digelar oleh Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat ini mendapat tanggapan antusias yang cukup tinggi dari warga Lansia yang ada di Kota Pekalongan. Bahkan ada pasangan suami istri (Pasutri) berusia 78 tahun yang mengikuti acara vaksinasi massal ini. Keduanya adalah Endang Ali Wijaya dan Momoh Siti Salamah, Warga Kuripan, Pekalongan Selatan.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya S Sn mengapresiasi antusiasme warga Lansia Kota Pekalongan dalam mengikuti vaksinasi. Terutama kepada Pasutri 78 tahun itu. “Ini kami mengharapkan menjadi contoh bagi lansia lain untuk tidak segan-segan mengikuti vaksin dan tidak termakan berita hoax yang tidak jelas,” tandasnya.

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan