Wali Kota bersama Forkompinda tinjau langsung tanggul jebol

Jebolnya tanggul di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan mengakibatkan luapan sungai di daerah tersebut meluap hingga menggenang ribuan rumah warga sejak senin (23/05/2022).
Pada hari ini, rabu (25/05/2022) Walikota Pekalongan, H. A Afzan Arslan Djunaid, SE beserta Forkompinda yakni Ketua DPRD Kota Pekalongan, Mohamad Azni Basyir, ST, M.Sc, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, S.I.P, beserta OPD terkait tinjau langsung titik jebolnya tanggul tersebut.
Saat ditinjau Walikota beserta Forkompinda, tampak warga setempat dengan dibantu anggota TNI, POLRI dan BPBD sedang gotong royong menutup tanggul yang jebol dengan karung berisi tanah. Adapun karung berisi tanah tersebut merupakan droping dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan yang berjumlah 1.500 karung.
Walikota Pekalongan mengatakan bahwa pada malam selasa, pihaknya mendapatkan laporan bahwa tanggul di tepi sungai tirto jebol sepanjang 13 meter. Namun ternyata semakin melebar hingga 30 meter.
"Saya datang kesini untuk meninjau langsung kondisi tanggul disini. Kemudian saya juga tinjau rumah pompa, memang kurang maksimal karena adanya tanggul yang jebol tadi. Sebab air yang disedot hanya muter saja." Kata Walikota.
Ia melanjutkan, bahwa pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas PUPR untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol secara permanen dan lebih kokoh.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Pada hari ini, rabu (25/05/2022) Walikota Pekalongan, H. A Afzan Arslan Djunaid, SE beserta Forkompinda yakni Ketua DPRD Kota Pekalongan, Mohamad Azni Basyir, ST, M.Sc, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, S.I.P, beserta OPD terkait tinjau langsung titik jebolnya tanggul tersebut.
Saat ditinjau Walikota beserta Forkompinda, tampak warga setempat dengan dibantu anggota TNI, POLRI dan BPBD sedang gotong royong menutup tanggul yang jebol dengan karung berisi tanah. Adapun karung berisi tanah tersebut merupakan droping dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan yang berjumlah 1.500 karung.
Walikota Pekalongan mengatakan bahwa pada malam selasa, pihaknya mendapatkan laporan bahwa tanggul di tepi sungai tirto jebol sepanjang 13 meter. Namun ternyata semakin melebar hingga 30 meter.
"Saya datang kesini untuk meninjau langsung kondisi tanggul disini. Kemudian saya juga tinjau rumah pompa, memang kurang maksimal karena adanya tanggul yang jebol tadi. Sebab air yang disedot hanya muter saja." Kata Walikota.
Ia melanjutkan, bahwa pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas PUPR untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol secara permanen dan lebih kokoh.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF