Tukang Becak di Kota Pekalongan Dapat Bantuan Becak Listrik dari Presiden

Tukang Becak di Kota Pekalongan Dapat Bantuan Becak Listrik dari Presiden
Presiden Republik Indonesia melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) memberikan bantuan berupa 25 unit becak listrik kepada para tukang becak di Kota Pekalongan pada Kamis (17/07/2025).
Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, dan disampaikan oleh Wakil Ketua Umum GSN, Nanik Sudaryati. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina YGSN.
Nanik menyampaikan bahwa bantuan ini bukan hanya simbolis, tetapi awal dari komitmen pemerintah untuk memberikan becak listrik secara gratis kepada seluruh tukang becak di Pekalongan. Proses distribusi akan difasilitasi oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPK) bekerja sama dengan pemerintah daerah. “Ini adalah bentuk kepedulian Pak Presiden kepada masyarakat kecil. Semua tukang becak akan dibantu, bukan hanya 25 orang,†ujar Nanik.
Wali Kota Pekalongan mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Ia menuturkan bahwa sebulan lalu, para tukang becak sepuh sempat mengusulkan keinginan memiliki becak listrik saat menerima bantuan sembako dari pemerintah kota. “Waktu itu kami hanya mendengar usulan mereka, belum ada info apapun. Tapi hari ini, doa mereka seperti dijawab langsung oleh Tuhan,†kata Afzan. Ia menyebut, para tukang becak usia 60 tahun ke atas akan diprioritaskan pada tahap awal distribusi.
Lebih lanjut, Wali Kota Afzan menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya kepada rakyat kecil. Ia menyadari bahwa proses distribusi becak listrik akan dilakukan secara bertahap karena produksi nasional juga terbagi untuk daerah lain di Indonesia. Namun, menurutnya, langkah awal ini menunjukkan kepedulian pemerintah pusat yang nyata. “Di tengah kesibukan beliau memimpin negara, Pak Prabowo masih memikirkan tukang becak. Ini patut kita apresiasi,†tutupnya.
Bantuan becak listrik berasal dari dana operasional Presiden Prabowo. Adanya keterbatasan produksi menjadi penyebab terbatasnya jumlah becak listrik yang diberikan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Presiden Republik Indonesia melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) memberikan bantuan berupa 25 unit becak listrik kepada para tukang becak di Kota Pekalongan pada Kamis (17/07/2025).
Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, dan disampaikan oleh Wakil Ketua Umum GSN, Nanik Sudaryati. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina YGSN.
Nanik menyampaikan bahwa bantuan ini bukan hanya simbolis, tetapi awal dari komitmen pemerintah untuk memberikan becak listrik secara gratis kepada seluruh tukang becak di Pekalongan. Proses distribusi akan difasilitasi oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPK) bekerja sama dengan pemerintah daerah. “Ini adalah bentuk kepedulian Pak Presiden kepada masyarakat kecil. Semua tukang becak akan dibantu, bukan hanya 25 orang,†ujar Nanik.
Wali Kota Pekalongan mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Ia menuturkan bahwa sebulan lalu, para tukang becak sepuh sempat mengusulkan keinginan memiliki becak listrik saat menerima bantuan sembako dari pemerintah kota. “Waktu itu kami hanya mendengar usulan mereka, belum ada info apapun. Tapi hari ini, doa mereka seperti dijawab langsung oleh Tuhan,†kata Afzan. Ia menyebut, para tukang becak usia 60 tahun ke atas akan diprioritaskan pada tahap awal distribusi.
Lebih lanjut, Wali Kota Afzan menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya kepada rakyat kecil. Ia menyadari bahwa proses distribusi becak listrik akan dilakukan secara bertahap karena produksi nasional juga terbagi untuk daerah lain di Indonesia. Namun, menurutnya, langkah awal ini menunjukkan kepedulian pemerintah pusat yang nyata. “Di tengah kesibukan beliau memimpin negara, Pak Prabowo masih memikirkan tukang becak. Ini patut kita apresiasi,†tutupnya.
Bantuan becak listrik berasal dari dana operasional Presiden Prabowo. Adanya keterbatasan produksi menjadi penyebab terbatasnya jumlah becak listrik yang diberikan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF