Pensiunan Diharap Tidak Terpikat Investasi Bodong

Pensiunan Diharap Tidak Terpikat Investasi Bodong

Pekalongan – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun diharapkan tidak terpikat pada iming-iming ivestasi bodong yang banyak beredar. Karena hal itu akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Hal ini disampaikan Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz Ketika memberikan sambutan pada acara Penyerahan SK Pensiun, Dana Taspen dan Tabungan Hari Tua kepada 15 orang ASN yang memasuki masa purna tugas di Ruang Jetayu, Setda Kota Pekalongan, Jumat (28/8).

Menurut Saelany Ketika memasuki masa pensiun para ASN yang purna tugas memang mendapatkan sejumlah dana dari PT Taspen yang jumlahnya besar. “Jadi meskipun uang itu adalah hak bapak ibu semua mohon digunakan secara bijak dengan memikirkan resiko dan kemampuan bapak ibu semua,” tandas Saelany.

Pesa terkait agar meningkatkan kehati-hatian ini disampaikan Saelany karena berkaca pada peristiwa – peristiwa sebelumnya mengenai banyaknya pensiunan yang tertipu investasi bodong.

Pada kesempatan itu Saelany yang  didampingi kepala Badan Kepegawain, Pelatihan dan Pendidikan Kepegawaian (BKPPD) Kota Pekalongan  Budiyanto dan Kepala Cabang PT Taspen Pekalongan. Titik Supraptiningsih meminta para ASN yang sudah purna tugas agar tetap memberikan pengabidanya di ‘ladang’ yang lain. “Selama ini waktu bapak ibu semua banyak tersita untuk kegiatan kantor, kini saatnya anda semua bisa lebih mendekatkan diri dengan keluarga dan masyarakat tempat bapak ibu tinggal,” tambahnya. 

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan