Pelaksana Harian (Plh.) Gubernur Jawa Tengah Tinjau Langsung Pengungsian Banjir di Kota Pekalongan

Pelaksana Harian (Plh.) Gubernur Jawa Tengah Tinjau Langsung Pengungsian Banjir di Kota Pekalongan
Kota Pekalongan - Plh. Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin bersama Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin meninjau langsung lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Kota Pekalongan, Senin (19/01/2026).
Peninjauan dilakukan di 3 titik yakni Masjid Al-Karomah, SD Negeri 03 Tirto, dan Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat. Kegiatan ini turut didampingi oleh Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., jajaran Forkopimda Kota Pekalongan, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan dan unsur OPD terkait lainnya.
Dalam keterangannya, Plh. Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat aman, terutama lansia, anak-anak, dan warga berkebutuhan khusus. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota untuk penanganan darurat maupun jangka panjang,†ujar H. Taj Yasin.
Ia juga menyampaikan bahwa penanganan banjir dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga rencana penguatan tanggul dan penataan sungai yang direncanakan mulai tahun 2026.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota telah menetapkan status tanggap darurat sejak Sabtu, 17 Januari 2026 guna mempercepat penanganan bencana.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk 13 rumah pompa dan dukungan logistik dari dapur umum, agar air segera surut dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,†jelasnya.
Saat ini tercatat sekitar 2.400 warga mengungsi, dengan distribusi bantuan makanan yang melibatkan 20 dapur SPPG, masing-masing menyalurkan sekitar 300 porsi per hari bagi para pengungsi dan warga terdampak.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Pekalongan, diharapkan penanganan banjir dapat berjalan optimal serta masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Kota Pekalongan - Plh. Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin bersama Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin meninjau langsung lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Kota Pekalongan, Senin (19/01/2026).
Peninjauan dilakukan di 3 titik yakni Masjid Al-Karomah, SD Negeri 03 Tirto, dan Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat. Kegiatan ini turut didampingi oleh Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., jajaran Forkopimda Kota Pekalongan, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan dan unsur OPD terkait lainnya.
Dalam keterangannya, Plh. Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat aman, terutama lansia, anak-anak, dan warga berkebutuhan khusus. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota untuk penanganan darurat maupun jangka panjang,†ujar H. Taj Yasin.
Ia juga menyampaikan bahwa penanganan banjir dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga rencana penguatan tanggul dan penataan sungai yang direncanakan mulai tahun 2026.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota telah menetapkan status tanggap darurat sejak Sabtu, 17 Januari 2026 guna mempercepat penanganan bencana.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk 13 rumah pompa dan dukungan logistik dari dapur umum, agar air segera surut dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,†jelasnya.
Saat ini tercatat sekitar 2.400 warga mengungsi, dengan distribusi bantuan makanan yang melibatkan 20 dapur SPPG, masing-masing menyalurkan sekitar 300 porsi per hari bagi para pengungsi dan warga terdampak.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Pekalongan, diharapkan penanganan banjir dapat berjalan optimal serta masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
PRINT +
DOWNLOAD PDF