Ketua TP-PKK Kota Pekalongan Ajak Ibu-Ibu Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak dari Perilaku Menyimpang

Ketua TP-PKK Kota Pekalongan Ajak Ibu-Ibu Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak dari Perilaku Menyimpang

Kota Pekalongan, 11 November 2025 — Ketua TP-PKK Kota Pekalongan mengajak para ibu-ibu Gabungan Organisasi Wanita (GOW), kader PKK, dan berbagai organisasi perempuan untuk bersama menjadi garda terdepan dalam melindungi anak dari perilaku menyimpang. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak dari Perilaku Menyimpang yang digelar di Ruang Pertemuan Dinarpus, hasil sinergi antara TP-PKK Kota Pekalongan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPMPPA).

Ketua TP-PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan pentingnya peran ibu sebagai benteng pertama dalam membimbing anak agar terhindar dari pengaruh negatif. “Hari ini kita bersinergi dengan DPMPPA memberikan sosialisasi tentang pencegahan perilaku menyimpang terhadap anak, dihadiri oleh ibu-ibu GOW, kader PKK, serta organisasi wanita seperti Aisyiyah, Muslimat, dan Fatayat,” ujarnya.

Menurutnya, ibu memiliki kedekatan emosional dan peran strategis dalam pendampingan anak. “Miris sekali, sekarang banyak perilaku menyimpang baik pelaku maupun korbannya anak-anak. Harapannya, ibu-ibu bisa mendampingi dan mengawasi anak-anak dengan lebih intens,” ungkap Inggit.

Ia juga menyoroti fenomena bullying yang masih marak di dunia pendidikan. “Perundungan bisa berdampak sangat fatal, bahkan membuat anak depresi hingga melakukan tindakan ekstrem. Ini sangat memprihatinkan,” tuturnya.

Selain itu, Inggit mengingatkan akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan perilaku seks bebas di kalangan remaja akibat kurangnya kontrol orang tua terhadap penggunaan media digital. “Anak-anak kini mudah mengakses konten negatif. Orang tua harus lebih ketat dalam mengawasi mereka,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu melindungi generasi muda. “Dengan sinergi antara pemerintah, keluarga, dan organisasi masyarakat, kita bisa bersama mencegah perilaku menyimpang. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan