Ketua TP PKK Kota Pekalongan Dorong Ketahanan Pangan lewat Pelatihan Olahan Pangan Lokal B2SA

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Dorong Ketahanan Pangan lewat Pelatihan Olahan Pangan Lokal B2SA
Pekalongan, 25 Februari 2025 – Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., MM, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan membuka pelatihan olahan pangan lokal menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) non beras non terigu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bersama Tim Penggerak PKK, khususnya Pokja 3, di Aula Dinperpa.
Wawancaranya Inggit menekankan pentingnya pelatihan ini untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat. "Penting bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka menanam sayuran atau buah, sesuai program pemerintah provinsi Jawa Tengah ‘Rabu Pon’ yang mengajak setiap rumah menanam satu pohon. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan ekonomi keluarga," ujar Inggit.
Inggit juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin. "Mengingat ketersediaan pangan di Pekalongan masih terbatas sekitar 15%, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memperkaya pengetahuan tentang olahan pangan lokal. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK dan Dinperpa Kota Pekalongan. Melalui kolaborasi ini, Inggit Soraya selaku Ketua TP PKK Kota Pekalongan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan mampu berkontribusi aktif dalam menciptakan kemandirian pangan di Kota Pekalongan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Pekalongan, 25 Februari 2025 – Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., MM, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan membuka pelatihan olahan pangan lokal menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) non beras non terigu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bersama Tim Penggerak PKK, khususnya Pokja 3, di Aula Dinperpa.
Wawancaranya Inggit menekankan pentingnya pelatihan ini untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat. "Penting bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka menanam sayuran atau buah, sesuai program pemerintah provinsi Jawa Tengah ‘Rabu Pon’ yang mengajak setiap rumah menanam satu pohon. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan ekonomi keluarga," ujar Inggit.
Inggit juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin. "Mengingat ketersediaan pangan di Pekalongan masih terbatas sekitar 15%, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memperkaya pengetahuan tentang olahan pangan lokal. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK dan Dinperpa Kota Pekalongan. Melalui kolaborasi ini, Inggit Soraya selaku Ketua TP PKK Kota Pekalongan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan mampu berkontribusi aktif dalam menciptakan kemandirian pangan di Kota Pekalongan.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan