Inggit Soraya Terima Penghargaan Anugerah Bunda Literasi dari Jawa Pos

Inggit Soraya Terima Penghargaan Anugerah Bunda Literasi dari Jawa Pos

Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid, SE menghadiri penganugerahan bunda literasi Inggit Soraya dari Jawa Pos Radar Semarang di studio Batik TV, Selasa (16/11).

Dalam sambutannya, Wali Kota Pekalongan mengucapkan selamat serta mangapresiasi kepada Bunda Literasi Kota Pekalongan yaitu Hj. Inggit Soraya, S.Sn yang mendapat penghargaan anugerah bunda literasi dari Jawa Pos. 

Aaf sapaan akrab Wali Kota Pekalongan juga berharap, agar anugerah dari jawa pos ini bisa meningkatkan budaya literasi kepada anak-anak kota Pekalongan yang pada era sekarang lebih banyak disibukkan dengan perkembangan teknologi digital yang ada.

"Semoga misi bunda literasi dalam mengemban amanah dapat miningkatkan buadaya literasi anak-anak kota Pekalongan yang akhir-akhir ini disibukan dengan gadgetnya masing-masing," ungkapnya.

Kepala Dinarpus Kota Pekalongan, Muhammad Sahlan S.H., M.M., dalam kesempatan yang sama turut merasa bangga atas penghargaan Penggerak Literasi 2021 yang diberikan kepada Bunda Literasi Kota Pekalongan. Sahlan mengungkapkan, penghargaan ini pantas disandangkan kepada Inggit karena selalu konsisten dengan kiprahnya di bidang literasi sejak dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Pekalongan pada 25 Mei 2021 lalu. 

“Mari kita jadikan penghargaan sebagai motivasi baik untuk personal, komunitas, lembaga atau institusi untuk meningkatkan capaian kinerja yang positif baik melalui pemikiran, program, maupun kiprah nyata di bidang literasi,”tutur Sahlan.

Anugerah penghargaan tersebut diserahterimakan secara langsung dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi kepada Inggit didampingi Walikota Pekalongan dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,  Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zaenul Hakim S.H, Plt Kepala Dinas Komunikasi Informasi Kota Pekalongan, Arif Karyadi S.Sos,dan Kepala OPD terkait, General Manager dan Pimpinan Redaksi beserta segenap Tim Jawa Pos Radar Semarang,  dan  bunda Literasi se-Kecamatan Kota Pekalongan.

Usai menerima penghargaan tersebut, Inggit menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterimanya dalam rangka menumbuhkan kegemaran membaca dan budaya literasi di Kota Pekalongan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan amanah dan semangat baru baginya untuk terus membangun keliterasian di Kota Pekalongan. 

Istri Walikota Pekalongan ini tak lelah menggagas program-program real untuk memperkuat literasi Kota Pekalongan, ia juga memambahkan bahwa membaca semua ilmu pengetahuan dan informasi ini bisa didapatkan. 

"Pada tahun sebelumnya, memang di Kota Pekalongan belum ada Bunda Literasi,sehingga tidak mudah bagi Saya untuk menjalankan tugas sebagai Bunda Literasi", tandasnya.

Meskipun demikian, tugas sebagai Bunda Literasi Kota Pekalongan ini merupakan suatu amanah yang harus dijalankannya dengan ikhlas, semangat, dan didukung oleh semua pihak yang senantiasa bersinergi baik dari Pemerintah Daerah, Dinarpus, pegiat literasi, Bunda Literasi Kecamatan, TP-PKK Kota Pekalongan, tugas ini bisa dijalankan dengan baik. 

Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi menyampaikan bahwa,terpilihnya Inggit Soraya sebagai Penggerak Literasi di Kota Pekalongan tidak hanya dipilih secara serampangan, tidak secara gradual, tidak parsial, tetapi dilakukan secara sistemik. Gerakan sistemik inilah yang tidak banyak ia temui di tempat lain karena ini akan menjamin hasilnya.

Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan