Dress Code Sarung Batik Merambah di Akademisi

Kota Pekalongan – Dress Code sarung batik yang dikenakan ASN Kota Pekalongan kini mulai diikuti oleh akedimisi. Pada saat penyelenggaran tasyakuran wisuda calon wisudawan wisudawati fakultas ekonomi Universitas Pekalongan (Unikal) periode September 2018 terlihat calon wisudawan wisudawati mengenakan sarung batik atau kebaya batik.

Walikota Pekalongan H. M Saelany Machfudz yang hadir pada acara tersebut mengaku terharu atas respon positif universitas Pekalongan.

“Saya terharu ketika melihat semuanya memakai sarung batik. Ini merupakan hal positif bagi perekonomian kota pekalongan yang saat ini lesu akibat adanya jalan tol,” terangnya

Ia menambahkan pemakaian sarung batik merupakan bagian dari pelestarian budaya masyarakat Kota Pekalongan. Selain itu, sarung yang identik dengan santri juga mampu membentuk akhlak luhur sebab secara nyata digunakan untuk beribadah, ngaji, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya. 

 “Sudah sepatutnya kita melestarikan budaya asli Pekalongan. Kita harus bangga dengan produk lokal. Kalau bukan kita siapa lagi,” tuturnya.

Kholiq Sabana, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan saat dikonfirmasi mengungkapkan dress code sarung batik pada tasyakuran wisuda merujuk pada tema disnatalis Universitas Pekalongan ke-37 yaitu mewujudkan kampus yang kreatif berbasis potensi lokal dalam revolusi industri. “Kami pandang potensi lokal di pekalongan itu batik. Dari situlah semua yang terlibat dalam acara ini mengenakan sarung batik bagi pria dan kebaya batik bagi wanita,” tuturnya.

Kedepan,  pihaknya juga akan menerapkan penggunaan sarung batik sebagai kegiatan belajar mengajar “ Insya Allah dalam waktu dekat sarung batik akan kami terapkan khususnya di fakultas ekonomi. Minimal satu bulan sekali pada hari tertentu,” lanjutnya.

Ia berharap dengan pemakaian sarung batik dapat menumbuhkan rasa cinta dengan budaya dan potensi lokal bagi generasi muda khususnya Kota Pekalongan. “Ternyata tidak ada yang menolak untuk pemakaian sarung batik ini. Berarti mereka nyaman dan ini menjadi tanda bahwa mereka suka dan mencintai,” pungkasnya.

Tasyakuran wisuda diikuti sebanyak 257 mahasiswa Fakultas Ekonomi program studi Manajemen dan Akuntansi. Rencananya para calon wisudawan dan wisudawati akan di wisuda pada tanggal 8 September mendatang.