135 PPPK di Lingkungan Pemkot Pekalongan Dilantik dan Diambil Sumpah

135 PPPK di Lingkungan Pemkot Pekalongan Dilantik dan Diambil Sumpah
Pekalongan, 27 Februari 2024 - Wali Kota Pekalongan, H Achmad Afzan Arslan Djunaid, memimpin rangkaian Kegiatan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Pejabat Fungsional, Pengambilan Sumpah Kepala Sekolah, Serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Ruang Jlamprang, Setda pada selasa pagi waktu setempat.
Tidak kurang dari 135 PPPK dilantik dan diambil sumpah pada hari ini yang terdiri dari PPPK guru, tenaga Kesehatan, dan PPPK teknis. Dalam sambutannya, Wali Kota Aaf memberikan motivasi agar prestasi yang sudah diraih tidak berhenti setelah pelantikan, melainkan harus lebih semangat lagi.
"Saya tidak ingin melihat prestasi yang terhenti atau bahkan menurun setelah pelantikan. Mereka ini bekerja seiring dengan banyaknya tenaga honorer di Kota Pekalongan. Semoga pengangkatan ini menjadi berkah dan semangat bagi mereka untuk bekerja lebih giat dan mengabdi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Pekalongan," ucap Wali Kota.
Selain pelantikan dan pengambilan sumpah PPPK, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) juga mengambil sumpah Kepala Sekolah sebanyak 20 orang.
Dalam wawancaranya, Wali Kota Aaf menyoroti pentingnya rotasi dan promosi kepala sekolah sebagai langkah kebutuhan organisasi. Aaf menekankan bahwa rotasi ini bukanlah tanda tersingkir, melainkan bagian dari upaya untuk memperkuat kinerja Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.
"Harus kita tekankan kepada kepala sekolah yang pertama bagaimana beliau-beliau ini sebetulnya kalau misalkan dirotasi jangan merasa tersingkir, tapi ini sebagai kebutuhan organisasi aja sebetulnya, dan dinas pendidikan itu merupakan dinas yang sangat besar,besar dalam jumlah ASN-nya, besar dalam jumlah anggaranya, tanggung jawabnya besar di situ dan bagaimana sesuai visi misi saya, pendidikan itu fokus di nomor dua setelah kesehatan. Beberapa prestasi sudah diukir oleh dinas pendidikan dan mudah-mudahan, rotasi mutasi kepala sekolah ini bisa semakin memperkuat.," ungkap Wali Kota.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan
Pekalongan, 27 Februari 2024 - Wali Kota Pekalongan, H Achmad Afzan Arslan Djunaid, memimpin rangkaian Kegiatan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Pejabat Fungsional, Pengambilan Sumpah Kepala Sekolah, Serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Ruang Jlamprang, Setda pada selasa pagi waktu setempat.
Tidak kurang dari 135 PPPK dilantik dan diambil sumpah pada hari ini yang terdiri dari PPPK guru, tenaga Kesehatan, dan PPPK teknis. Dalam sambutannya, Wali Kota Aaf memberikan motivasi agar prestasi yang sudah diraih tidak berhenti setelah pelantikan, melainkan harus lebih semangat lagi.
"Saya tidak ingin melihat prestasi yang terhenti atau bahkan menurun setelah pelantikan. Mereka ini bekerja seiring dengan banyaknya tenaga honorer di Kota Pekalongan. Semoga pengangkatan ini menjadi berkah dan semangat bagi mereka untuk bekerja lebih giat dan mengabdi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Pekalongan," ucap Wali Kota.
Selain pelantikan dan pengambilan sumpah PPPK, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) juga mengambil sumpah Kepala Sekolah sebanyak 20 orang.
Dalam wawancaranya, Wali Kota Aaf menyoroti pentingnya rotasi dan promosi kepala sekolah sebagai langkah kebutuhan organisasi. Aaf menekankan bahwa rotasi ini bukanlah tanda tersingkir, melainkan bagian dari upaya untuk memperkuat kinerja Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.
"Harus kita tekankan kepada kepala sekolah yang pertama bagaimana beliau-beliau ini sebetulnya kalau misalkan dirotasi jangan merasa tersingkir, tapi ini sebagai kebutuhan organisasi aja sebetulnya, dan dinas pendidikan itu merupakan dinas yang sangat besar,besar dalam jumlah ASN-nya, besar dalam jumlah anggaranya, tanggung jawabnya besar di situ dan bagaimana sesuai visi misi saya, pendidikan itu fokus di nomor dua setelah kesehatan. Beberapa prestasi sudah diukir oleh dinas pendidikan dan mudah-mudahan, rotasi mutasi kepala sekolah ini bisa semakin memperkuat.," ungkap Wali Kota.
Tim Dokumentasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan